Minggu, 25 Mei 2014

TUGAS 2


         Bacalah dengan seksama skripsi yang Anda teliti tentang penggunaan EYD nya. Buatlah perbaikan    sedikitnya 10 hal yang Anda temui.
         Buatlah 5 istilah di bidang teknik elektro yang berasal dari bahasa asing yang Anda kembangkan sendiri. Tata urutannya :  istilah asing yang diserap/diterjemahkan, istilah asingnya, kaidah yang digunakan, arti dan makna istilah secara teknik elektro.

Jawab 

1.   KATA PENGANTAR
Kalimat                 : Untuk itu peneliti tak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bimbingan serta dorongan dari berbagai pihak.
Perbaikan kalimat : Untuk itu peneliti tidak lupa mengucapkan terima kasih atas bimbingan serta dorongan dari berbagai pihak.

2.   KATA PENGANTAR
Kalimat                 : Bapak Drs. Wisnu Djatmiko, M.T selaku ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta.
Perbaikan kalimat :   Bapak Drs. Wisnu Djatmiko, M.T. selaku ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta.
3.   BAB I
      Kalimat                 : Quantum Teaching adalah model pembelajaran yang menumbuhkan semangat belajar secara giat, kepercayaan diri, dan yang menciptakan sebuah psikologi belajar yang menyenangkan dalam proses-proses belajar yang didesain kreatif.
     Perbaikan               : Quantum Teaching adalah model pembelajaran yang menumbuhkan semangat belajar secara giat, kepercayaan diri, dan yang menciptakan sebuah psikologi belajar yang menyenangkan dalam proses belajar yang didesain kreatif.
4.   BAB I
Kalimat                 : Siswa tidak menyadari bahwa melalui internet ini bisa didapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan materi pembelajaran di kelas, hal ini dikarenakan guru tidak menugaskan siswa untuk mencari sumber informasi melalui internet.
Perbaikan kalimat :  Siswa tidak menyadari bahwa melalui internet bisa mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan materi pembelajaran di kelas. Hal ini dikarenakan guru tidak menugaskan siswa untuk mencari sumber informasi melalui internet.
5.   BAB I
Kalimat                 : Sedangkan Pengertian Hasil Belajar adalah sesuatu hasil pengukuran yang diperoleh dengan memberikan suatu tes kepada siswa.
Perbaikan kalimat : Sedangkan pengertian hasil belajar adalah suatu hasil pengukuran yang diperoleh dengan memberikan suatu tes kepada siswa.
6.  BAB II
    Kalimat                     : Ranah afektif meliputi tujuan belajar yang menjelaskan perubahan sikap, minat,   nilai-nilai, dan pengembangan apresiasi serta penyesuaian.
    Perbaikan Kalimat     : Ranah afektif meliputi tujuan belajar yang menjelaskan perubahan sikap, minat, nilai, dan pengembangan apresiasi serta penyesuaian.
7.  BAB II
  Kalimat                   : Melakukan Pengukuran Besaran Listrik adalah sebuah mata pelajaran yang membahas jenis dan macam alat ukur listrik AVO Meter di dalamnya menjelaskan berbagai jenis fungsi dan karakteristik kerja dari suatu alat ukur listrik. 
  Perbaikan Kalimat     : Melakukan pengukuran besaran listrik adalah sebuah mata pelajaran yang membahas jenis dan macam alat ukur listrik AVO Meter, di dalamnya menjelaskan berbagai jenis fungsi dan karakteristik kerja dari suatu alat ukur listrik.
8.  BAB II
  Kalimat                     : Alat ukur listrik digunakan untuk mengukur besaran listrik sesuai dengan batas-batas dan standar-standar pengukuran alat ukur listrik.  
  Perbaikan kalimat      : Alat ukur listrik digunakan untuk mengukur besaran listrik sesuai dengan batas dan standar pengukuran alat ukur listrik.
9. BAB II
  Kalimat                     : Model pembelajaran merupakan suatu pola/rencana yang dilakukan untuk mengorganisir unsur-unsur (komponen-komponen) pembelajaran.
  Perbaikan kalimat      : Model pembelajaran merupakan suatu pola/rencana yang dilakukan untuk mengorganisir unsur (komponen) pembelajaran.
10. BAB II
  Kalimat                     : Setiap keberhasilan perlu diakhiri dengan “kegembiraan dan tepukan.”

  Perbaikan Kalimat     :  Setiap keberhasilan perlu diakhiri dengan “kegembiraan dan tepukan”.


Buatlah 5 istilah di bidang teknik elektro yang berasal dari bahasa asing yang Anda kembangkan sendiri. Tata urutannya :  istilah asing yang diserap/diterjemahkan, istilah asingnya, kaidah yang digunakan, arti dan makna istilah secara teknik elektro.


1. Relay adalah komponen elektronika berupa saklar elektronik yang digerakkan oleh arus listrik.

2.      Dioda adalah merupakan jenis komponen pasif, yang bersifat menghantarkan arus listrik hanya pada satu arah saja, yaitu jika kutub anoda kita hubungkan pada tegangan + dan kutub katoda kita hubungkan dengan tegangan – (kita beri bias maju dengan tegangan yang lebih besar dari 0.7 volt) maka akan mengalir arus listrik dari anoda ke katoda (bersifat konduktor).


3.      Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, pemotong (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.

4.      Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrip berupa digit-digit atau angka-angka, contohnya bilangan integer dan pecahan.


5.      Transmisi data merupakan proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data menggunakan komputer / media elektronik. Untuk mengetahui lebih jauh tentang transmisi data beserta proses dan langkah kerjanya.

Kamis, 15 Mei 2014

TUGAS 1



A.   Bacalah skripsi mahasiswa program studi Anda dan tulis judul serta buat kerangka karangannya. Berikan komentar singkat Anda terhadap isi skripsi

Judul Skripsi:

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELAKUKAN PENGUKURAN BESARAN LISTRIK KELAS X SMK JAKARTA 1

Kerangka karangan:

ABSTRAK

HALAMAN PENGESAHAN

HALAMAN PERNYATAAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I     PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang Masalah
1.2   Sarana Tindakan
1.3   Perumusan Masalah
1.4   Tujuan Penelitian
1.5   Kegunaan Penelitian

BAB II    KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA BERPIKIR
                2.1 Kajian Pustaka
                                2.1.1 Teori Hasil Belajar Melakukan Pengukuran Besaran Listrik
                                2.1.2 Standar Kompetensi Menggunakan hasil Pengukuran
                                2.1.3 Teori Quantum Teaching dan Quantum Learning
                                                2.1.3.1 Model Pembelajaran Quantum Learning
                                                2.1.3.2 Model Pembelajaran Quantum Teaching
                                                                2.1.3.2.1 Asas Utama QuantumTeaching
                                                                2.1.3.2.2 Kerangka Perencanaan Quantum Teaching
                                                                2.1.3.2.3 Unsur Musik Model Pembelajaran Quantum Teaching
                                2.1.4 Kerja Kelompok (Pembelajaran Kooperatif)
                                2.1.5 Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
                                2.1.6 Pengukuran Listrik
                                                2.1.6.1 Avo Meter
                                                2.1.6.2 Ampere Meter
                                                2.1.6.3 Volt Meter
                                                2.1.6.4 Ohm Meter
2.1.7 Hubungan Antara Model Pembelajaran Quantum Teaching Dengan Hasil Belajar      Melakukan Pengukuran Listrik
                2.2 Kerangka Berpikir

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
                3.1 Setting Penelitian
                3.2 Sasaran Penelitian
                3.3 Rencana Tidakan
                3.4 Instrumen Penelitian
                3.5 Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
                4.1 Deskripsi Data Hasil Penelitian Dan Pembahasan Siklus 1
                                4.1.1 Perencanaan Tindakan
                                4.1.2 Pelaksanaan Tindakan
                                4.1.3 Pengamatan Tindakan
                                4.1.4 Refleksi Tindakan
                                4.1.5 Kesimpulan Siklus 1
                4.2 Deskripsi Data Hasil Penelitian dan Pembahasan Siklus 2
                                4.2.1 Perencanaan Tindakan
                                4.2.2 Pelaksanaan Tindakan
                                4.2.3 Pengamatan Tindakan
                                4.2.4 Refleksi Tindakan
                                4.2.5 Kesimpulan Siklus 2
4.3 Deskripsi Data Hasil Penelitian dan Pembahasan Siklus
                                4.3.1 Perencanaan Tindakan
                                4.3.2 Pelaksanaan Tindakan
                                4.3.3 Pengamatan Tindakan
                                4.3.4 Refleksi Tindakan
                                4.3.5 Kesimpulan Siklus 3
                4.4 Pembahasan
                4.5 Keterbatasan Penelitian

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
                5.1 Kesimpulan
                5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA 

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Komentar Singkat Tentang Skripsi:

Menurut saya sebagai pembaca, skripsi ini sangatlah menarik dan bagus. Karena metode Quantum Teaching masih sangat jarang di praktikan dalam pembelajaran karena berbagai macam alasan seperti kekurangan fasilitas dan lain lain. Dengan skripsi ini, pembaca dapat mengetahui apa saja yang diperlukan dalam menjalankan Quantum Teaching. Skripsi “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELAKUKAN PENGUKURAN BESARAN LISTRIK KELAS X SMK JAKARTA 1” dapat dijadikan contoh untuk melaksanan Quantum Teaching.

     B. Carilah 5 sumber yang disebut dalam skripsi tersebut atau pembanding artikel yang Anda unduh lewat internet. Dapat juga dicari lewat perpustakan.

1. Pengertian Hasil Belajar

Dalam Skripsi : Hasil belajar merupakan hasil belajar yang diinginkan dan bisa juga berupa akibat nyata sebagaimana hasil penggunaan metode pengajaran tertentu.

Pembanding : hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh siswa setelah terjadinya proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan oleh guru setiap selesai memberikan materi pelajaran pada satu pokok bahasan.

2. Faktor Fisiologis dalam meningkatkan hasil belajar

Dalam skripsi : Suatu kondisi yang berhubungan dengan keadaan jasmani seseorang. Misalnya, tentang fungsi organ-organ, dan susunan-susunan tubuh yang dapat mempengaruhi semangat dan intensitas siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Pembanding : Factor-faktor fisiologis adalah factor-factor yang berhubungan dengan kondisi fisik individu. Factor-factor ini dibedakan menjadi dua macam.

Pertama, keadaan tonus jasmani. Keadaan tonus jasmani pada umumnya sangat memengaruhi aktivitas belajar seseorang . kondisi fisik yang sehat dan bugar akan memberikan pengaruh positif terhadap kegiatan belajar individu. Sebaliknya, kondisi fisik yang lemah atau sakit akan menghambat tercapainya hasil belajar yang maksimal. Oleh karena itu keadaan tonus jasmani sangat memengaruhi proses belajar , maka perlu ada usaha untuk menjaga kesehatan jasmani.

Cara untuk menjaga kesehatan jasmani antara lain adalah :

a.      menjaga pola makan yang sehat dengan memerhatikan nutrisi yang masuk kedalam tubuh, karena  kekurangan gizi atau nutrisi akan mengakibatkan tubuh cepat lelah, lesu , dan mengantuk, sehingga tidak ada gairah untuk belajar,
b.      rajin berolah raga agar tubuh selalu bugar dan sehat.
c.      istirahat yang cukup dan sehat.

Kedua, keadaan fungsi jasmani/fisiologis. Selama proses belajar berlangsung, peran fungsi fisiologis pada tubuh manusia sangat memengaruhi hasil belajar, terutama panca indra. Panca indra yang berfunsi dengan baik akan mempermudah aktivitas belajar dengan baik pula . dalam proses belajar , merupakan pintu  masuk bagi segala informasi yang diterima dan ditangkap oleh manusia. Sehinga manusia dapat menangkap dunia luar. Panca indra yang memiliki peran besar dalam aktivitas belajar adalah mata dan telinga. Oleh karena itu, baik guru maupun siswa perlu menjaga panca indra dengan baik, baik secara preventif maupun secara yang bersifat kuratif. Dengan menyediakan sarana belajar yang memenuhi persyaratan, memeriksakan kesehatan fungsi mata dan telinga secara periodic, mengonsumsi makanan yang bergizi , dan lain sebagainya.

3.  Faktor Psikologis dalam meningkatkan hasil belajar

Dalam skripsi : factor psikologis adalah meliputi bakat, minat, intelegensi, motivasi.

Pembanding : keadaan psikologis seseorang yang dapat memengaruhi proses belajar. Beberapa factor psikologis yang utama memngaruhi proses belajar adalah kecerdasan siswa, motifasi , minat, sikap dan bakat.

4.  Pengetian proses belajar/mengajar

Dalam skripsi : fenomena yang kompleks, segala sesuatunya berarti, setiap kata, pikiran, tindakan, prestasi, dan rancangan pengajaran, sejauh proses belajar berlangsung.

Pembanding : sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku yang keadaaannya tidak sama dari sebelum individu berada pada situasi belajar serta setelah melakukan tindakan yang serupa tersebut.

5.  Pengertian Quantum Teaching

Dalam skripsi : Model pembelajaran yang menumbuhkan semangat belajar secara giat, kepercayaan diri, dan yang menciptakan sebuah psikologi belajar yang menyenangkan dalam proses-proses belajar yang didesain kreatif.

Pembanding :  Pengubahan belajar yang meriah,
dengan menyertakan segala kaitan, interaksi dan perbedaan yang
memaksimalkan moment belajar serta berfokus pada hubungan dinamis
dalam lingkungan kelas serta interksi yang mendirikan landasan dan
kerangka untuk belajar.